Karakterisasi Bioplastik dari Pati Kulit Singkong dan Kitosan dengan Serat Selulosa Daun Nanas sebagai Pengisi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui formulasi pati-kitosan dan bahan pengisi (filler) dalam pembuatan bioplastik terhadap karakteristik bioplastik yang terbentuk dan kondisi optimum formulasi bioplastik, untuk memperoleh serat selulosa dari daun nanas yang mempunyai ukuran nanometer, dan memperoleh bioplastik hasil aplikasi nanoserat yang memiliki sifat mekanik dan fisik yang menyamai plastik sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Pada penelitian ini variasi rasio massa pati-kitosan yang digunakan yaitu 9:1, 8:2, dan 7:3 (gr/gr) dan variasi penambahan bahan pengisi (filler) serat selulosa batang jagung yang digunakan yaitu 0 gram, 0,5 gram dan 1 gram. Ukuran ayakan untuk pati dan bahan pengisi (filler) sebesar 200 mesh. Pada proses pembuatan bioplastik konsentrasi gliserol ditetapkan 10% (persen berat), waktu pengadukan 35 menit dengan temperartur yaitu pada 75℃ dan kecepatan pengadukan sebesar 375 rpm. Serat selulosa yang dihasilkan masih berukuran mikro dengan diameter 1,078 – 1,224 µm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioplastik pati kulit singkong kitosan dengan bahan pengisi daun nanas sudah mendekati nilai sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) . Analisa yang dilakukan yaitu analisis sifat mekanik (kuat tarik, persen perpanjangan), analisis sifat fisik (penyerapan air dan uji biodegradasi, water vapor permeability ), analisis gugus fungsi dengan FTIR. Bioplastik ini memiliki nilai kuat tarik terbaik 21,74 Mpa, perpanjangan 105,70 %, penyerapan air yaitu 150%, biodegradasi 106,25% dan water vapor permeability 2,62 g/m2
Downloads

